LANGSA – PUJATVACEH.COM – Sekelompok pemuda di kota Langsa berhasil mengubah limbah kaca dan bambu menjadi kerajinan tangan unik dan artistik, limbah kaca dan bambu ini mereka olah hingga menjadi barang bernilah ekonomi tinggi. (28/11/2020)

Untuk menjaga keberlangsungan ekonomi ditengah pandemi Covid-19, beragam cara dilakukan oleh setiap warga, salah satunya seperti yang dilakukan kelompok pemuda kreatif di Gampong Jawa Belakang kota Langsa.

Putra Indra namanya, ia adalah orang yang mencetuskan ide tersebut, keinginannya untuk memberdayakan pemuda di desanya, membuat putra berbagi ilmu dengan pemuda setempat ia mengajarkan pemuda desanya cara mengolah limbah kaca dan batang bambu hingga menjadi barang bernilai ekonomi tinggI.

Selain bahannya mudah didapat, kerajinan tangan dari bambu dan kaca ini tidak membutuhkan modal besar asalkan digarap dengan serius nantinya akan mendatangkan keuntungan yang dapat dikatakan lumayan.

Untuk membuat kerajinan dari limbah kaca dan bambu ini dibutuhkan imajinasi dan ketelatenan dari si pengrajin, harga jualnya pun bervariatif tergantung dari kerumitan dan besar ukuran kerajinan

Untuk kaca gelembung air dijual Rp300.000 – Rp 450.000, bingkai ukiran Rp 150.000 dan kapal miniatur dijual Rp 350.000 – Rp 450.000.

Kegiatan pemuda di Gampong Jawa Belakang ini pun mulai mendapat perhatian dari pemerintah desa setempat dengan memberikan bantuan peralatan kerja berupa alat ukir dan lainnya.

Ketua Kelompok Pemuda Kreatif Gampong Jawa Belakang, Putra Indra mengatakan kelompok pemuda kreatif ini didirikan sekitar 2 tahun yang lalu, awalnya Putra melihat banyak pemuda di desanya tidak memiliki kegiatan, Putra pun mengajak pemuda di desanya untuk membuat kerajinan tangan yang bermanfaat dan dapat menghasilkan uang. Pada mulanya hanya diikuti dua orang saja namun sekarang semakin bertambah bahkan sudah mencapai 15 orang.

Namun demikian mereka masih terkendala dengan beberapa hal, diantaranya peralatan kerja yang masih minim dan juga kendala pemasaran. Putra berharap pemerintah setempat bersedia membantu menyediakan alat-alat kerja yang lebih baik guna mendukung produktifitas mereka dan juga membantu pemasaran sehingga nantinya dapat berkembang dan diikuti oleh pemuda lainnya.

“Dan satu lagi hal yang terkendala di bagian pemasaran saya harap para dinas terkait agar bisa membantu kami anak Bina Kreatif untuk pemasaran yang ada di kota Langsa”, ujarnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments