Bireuen – Pujatvaceh.com – Sebanyak 120 orang pengungsi rohingya terapung di laut lepas Aceh, sekitar 67 mil dengan daratan kabupaten Bireuen, sejak minggu malam 26 desember 2021, karena mesin kapal mereka yang rusak.

TNI Angkatan Laut Lhokseumawe yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Untuk menuju ke lokasi tersebut, harus menggunakan kapal besar, dikarenakan posisi mereka berada di 67 mil dengan daratan kabupaten Bireuen.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak pemda Bireuen, TNI Angkatan Laut sepakat untuk mengantarkan bantuan kepada pengunsi rohingya, dan membantu memperbaiki mesin kapal mereka, agar mereka bisa melanjutkan tujuan perjalanan.

Kepala Pangkalan Lanal Lhokseumawe Dian Suryansyah, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda Bireuen, serta sepakat untuk mengantarkan bantuan kepada pengungsi rohingya yang melewati perairan laut Aceh, sekaligus membantu melakukan perbaikan pada kerusakan mesin kapal mereka.

“Untuk sementara wilayah tersebut lalu lintas laut damai jadi siapapun boleh ada di sana, selama itu masih jalur perlintasan. Jadi kita jangan terlalu pusing bahwa harus ditarik ke Bireuen karena ini memang lalu lintas laut damai, jadi sifatnya ini kita menjaga perbatasan agar jangan sampai nanti orang seenaknya keluar masuk wilayah NKRI. Kemudian di lain sisi kita juga menghimbau jika memiliki rasa peduli, silakan masyarakat yang mau memberikan bantuan kemanusiaan seperti tadi malam masyarakat berkumpul di tempat kami, mereka mengumpulkan bahan makanan dan diantar ke sana“ ujar Letkol Marinir Dian Suryansyah, Kepala Pangkalan TNI AL Lhokseumawe

Sementara itu, Bupati Bireuen Muzakkar A Gani mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari panglima laot, terkait adanya pengungsi rohingya yang terapung di tengah laut Aceh sekitar 67 mil dengan daratan Bireuen, ia langsung menyiapkan bantuan berupa beras, air mineral, mie instan, kain sarung dan tim medis untuk dikirimkan ke lokasi pengungsi rohinya itu terapung.

“Mereka belum tentu mau ke Bireuen dan mereka berada di laut lepas, melihat sebagai bangsa yang beradab karena terkatung-katung yang akan menuju Malaysia, tidak ada makanan oleh karena itu kita support“ kata Muzakkar A Gani, Bupati Bireuen.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments