Bener Meriah – Puja TV Aceh – Puluhan Masyarakat yang tergabung dalam Elemen Petani Kopi Gayo (EPKG) melakukan orasi didepan Gedung DPRK Bener Meriah, Senin 19 Oktober 2020.

Koordinator Aksi Demo dari Elemen masyarakat petani kopi Gayo Nasri Gayo dalam orasinya, meminta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah segera membuat Qanun perlindungan kopi gayo, dan meminta pemerintah setempat untuk stabilkan harga pertanian terutama di bidang kopi.

“Hari ini kita meminta dan mendesak seluruh pejabat terkait dan juga DPRK Bener Meriah untuk segera membuat dan mengesahkan Qanun kopi Gayo”, Kata Nasri Gayo selaku koordinator Aksi demo dari EPKG.

Terdapat delapan poin tuntutan dari elemen masyarakat petani kopi gayo, yang pertama mereka meminta pemkab Bener Meriah untuk memperjelas janji presiden Jokowi untuk membeli kopi gayo, yang kedua mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk membuat Qanun tentang kopi Gayo. Serta enam poin tuntutan lainnya yang mereka bacakan saat aksi demo berlangsung.

Sementara itu, pantauan pujatvaceh.com di lokasi, dalam orasi demo yang dilakukan di depan Gedung DPRK Bener Meriah tersebut, sempat terjadi saling dorong antara petugas pengamanan dan para pendemo, hal itu dipicu karena para pendemo tidak diizinkan masuk dan bertemu langsung dengan 25 anggota DPRK Bener Meriah.

Setelah beberapa kali para pendemo memaksa masuk, kemudian wakil ketua DPRK Bener Meriah Tgk.Husnul yang di dampingi beberapa Anggota Dewan lainnya melakukan mediasi guna menampung aspirasi elemen masyarakat petani Gayo.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments