BENER MERIAH – PUJATVACEH.COM – Kampung Syurajadi kecamatan Wih Pesam terletak di pedalaman kabupaten Bener Meriah, mirisnya jalan di kampung ini sudah 23 tahun  tidak pernah tersentuh pembangunan bahkan perbaikan. Sabtu (28/11/2020)

Kampung Syurajadi mempunyai penduduk 300 jiwa dan mayoritas bekerja sebagai petani kopi, namun mirisnya, meski desa ini kaya akan komoditi pertanian seperti kopi, cabai dan kentang serta alpukat ini desa ini terlihat seperti desa tertinggal, padahal hasil buminya begitu melimpah dari pertanian.

Sayangnya, hasil pertanian yang melimpah tidak dibarengi dengan akses jalan yang memadai, kondisi jalan di desa Syurajadi kecamatan Wih Pesam ini terlihat rusak parah dan kondisi ini sudah berlangsung selama 23 tahun.

Masyarakat disana sudah lama mengeluhkan kondisi jalan rusak itu mengingat jalan yang rusak ini merupakan akses utama untuk mengangkut hasil panen pertanian milik petani

Selain itu, jalan tersebut merupakan jalan penghubung ke ibu kota kabupaten Bener Meriah.

Kepala Kampung Syurajadi Bayhaqi kepada jurnalis Puja TV mengatakan, kampungnya belum pernah tersentuh pembangunan sama sekali padahal hasil bumi di desa ini begitu melimpah.

“Semua infrastrukturnya sama sekali belum tersentuh, kalau penghasilan desa Syurajadi melebihi kapasitas desa-desa yang lain”, ujar Bayhaqi.

 Sementara itu Salman salah seorang masyarakat di kampung itu berharap pemerintah dapat membangun jalan kampung mereka agar mudah dalam membawa hasil pertanian.

“Harapannya tolong kepada pemerintah agar lebih memperhatikan jalan desa Syura Jadi ini”, ujar Salman.

Menanggapi terkait jalan rusak di kampung Syurajadi ini, anggota dewan dari DPRK Bener Meriah Yuzmuha membenarkannya, menurutnya  jalan dikampung itu sudah 23 tahun tak tersentuh pembangunan.

“Lebih kurang sudah 23 tahun tidak mendapatkan fasilitas yang layak”, ujarnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments