BANDA ACEH – PUJATVACEH.COMAksi mogok makan yang dilakukan oleh 3 pemuda yang tergabung dalam Aneuk Muda Menggugat (AMM) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berakhir dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. (02/12/2020)

Aksi mogok makan yang dilakukan sejak tanggal 30 November lalu ini, berakhir dengan menurunya kondisi kesehatan pada 3 pemuda tersebut.

Ichsan Kelda koordinator aksi mogok makan tersebut mengatakan, mereka sudah bertahan di depan gedung DPRA selama 3 hari dan kondisi seorang teman mereka memang sudah menampakkan gejala-gejala penurunan kesehatan, namun mereka tetap bertahan hingga tuntutan mereka didengar dan direspon oleh pihak yang bersangkutan.

“Kami berharap tuntutan kami dipenuhi dan pihak-pihak yang bertanggung jawab ini untuk serius terhadap MoU Helsinki dan keputusannya,” ujar Ichsan

Namun sayangnya, hingga seorang dari massa aksi itu tumbang pihak RI dan GAM belum juga merespon atas tuntutan-tuntutan tersebut hingga akhirnya salah satu dari mereka terpaksa di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin pagi tadi.

Hal tersebut di benarkan oleh petugas kesehatan RSUZA dr. Deri yang menangani pasien tersebut mengatakan pasien hanya mengalami dehidrasi karna sudah 3 hari tidak makan saat ini pihak medis sedang menangani pasien dan menunggu hasil laboratorium.

“Pasien dirawat dengan keluhan lemas karena sudah tidak makan 3 hari, pemeriksaan fisiknya masih normal dan kita masih menunggu hasil laboratorium untuk saat ini,” ujar Deri.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments