Foto : Safuadi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Aceh

BANDA ACEH – PUJATVACEH.COMMenduduki posisi ke-6 sebagai daerah termiskin di Indonesia, Aceh belum sepenuhnya mandiri, padahal besarnya dana transfer dari pusat bisa membuat Aceh menjadi mandiri.

Sebanyak 17 triliyun dana transfer dari pusat ke daerah pada semua komponen, ditambah lagi dengan dana-dana lain yang yang berputar di aceh sekitar 47 triliyun pada tahun ini, namun saat ini aceh hanya mampu mengembalikan dana ke pusat sebesar 15% dari total dana transfer dari pusat ke daerah.

Besarnya dana tersebut seharusnya aceh bisa lebih mandiri, dengan berbagai hasil alam. Namun, Aceh masih tetap berada pada posisi ke-6 urutan provinsi termiskin di Indonesia.

Banyak hal yang bisa dilakukan di Aceh untuk dapat mendongkrak kemandirian di Aceh, jika nantinya dana otonomi khusus  Aceh tidak diperpanjang lagi di tahun 2027 mendatang.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Aceh, Safuadi sangat menyayangkan hal tersebut, ia mengatakan aceh seharusnya bisa sangat mandiri dengan apa yang di milikinya.

Menurut Safuadi, dengan besarnya dana transfer dari pusat tersebut, Aceh bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang mampu menghasilkan income sendiri tanpa harus menunggu dari pusat ke daerah lagi.

“Dengan dana transfer yang besar dari pusat, harusnya Aceh bisa melaksanakan kegiatan yang dapat menghasilkan income sendiri tanpa harus bergantung dari pusat lagi,” kata Safuadi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Aceh.

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments