Aceh Timur – Pujatvaceh.com – Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun, Fajri, putra dari pasangan Muhammad Ismail dan Munidar, warga Desa Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur, meninggal dunia akibat terseret arus banjir yang melanda Aceh Timur sejak 31 Desember lalu.

berdasarkan kronologi, bocah bernama Fajri tersebut sedang berjalan bersama temannya, lalu korban terpeleset dan terbawa arus banjir. kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. lantas korban baru ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah dilakukan pencarian oleh warga. Kini, korban telah disemanyamkan di dekat rumah milik orang tuanya.

sementara itu, bupati aceh timur H. Hasbalah HM Thaib begitu mendapatkan informasi, langsung menuju ke rumah duka didampingi pihak Dinsos, BPBD dan Muspika setempat, mengunakan  speedboat karena rumah duka terisolir akibat banjir. disamping itu Bupati juga menyerahkan sembako dan santunan untuk keluarga korban.

“Ini kita berkunjung ke rumah duka, beliau ini bukan berenang, tetapi pulang dari Keude Keumuneng melintasi jalan tiba-tiba ada parit jadi jatuh dan temannya selamat, kalau tidak ada temannya itu malah kita tidak mengetahui bahwa dia ada kejadian dibawa arus air, maka saya himbau ke seluruh masyarakat agar betul-betul waspada, kami hari ini muspika dan kami juga dari kabupaten, juga ada kasat intel ada kasat lantas berkunjung ke rumah duka sekaligus kami mengirim bantuan ala kadar untuk 7 hari dan juga bantuan untuk masyarakat 17 KK yang terisolir, mudah-mudahan bermanfaat”. Ujar H. Hasballah HM Thaib SH, Bupati Aceh Timur.

Berdasarkan pantauan terkini, banjir sudah surut di beberapa Kecamatan di Aceh Timur, namun di beberapa daerah, banjir juga masih menggenang dengan ketinggian rata-rata 1-2 cm di tiga belas kecamatan, seperti di Kecamatan Indra Makmur, Idi Tunong, Banda Alam, Pante Bidari, Peureulak Barat, Birem Bayeun dan sejumlah kecamatan lainnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments